Zhahir dan Tersembunyi Oktober 8, 2008
Posted by alfikr in Numpang Lewat.2 comments
Penduduk Indonesia ini sepertinya memang gemar mencampuradukkan bahasa. Campuraduk bahasa ini bukan hal asing lagi dalam keseharian kita, bahkan di suasana Lebaran sekalipun.
Kita sering mendengar istilah (yang selalu diucapkan tidak lengkap atau sering salah tatabahasanya) “minal aidin wal faizin”. Dalam ungkapan ini penduduk Indonesia masih konsisten karena seluruh kosakata dalam istilah ini berasal dari Bahasa Arab. Namun, istilah ini kemudian diiringi dengan ungkapan “Mohon maaf lahir dan bathin” yang menunjukkan ketidakkonsistenan kita. Supaya terlihat sedikit lebih konsisten, harusnya kita menggunakan istilah “Mohon maaf zhahir dan bathin” atau “Mohon maaf lahir dan tersembunyi“