jump to navigation

Tafakkur Langit : Cerita Sang Mentari Januari 16, 2008

Posted by alfikr in Inspirasi.
1 comment so far

Kita sedang berada di sebuah universitas besar. Penulis ingin mengajak pembaca untuk mengunjungi dan belajar di salah satu ruang kuliahnya. “Universitas besar” itu adalah alam semesta dan salah satu “ruang kuliah” yang penulis maksud adalah langit.

Mari kita gunakan imajinasi kita barang sebentar. Anggaplah kita sedang melayang di angkasa dengan sebuah pesawat ulang alik. Kita melintasi keindahan kerlap-kerlip cahaya di luar sana. Dan sekarang, kita siap untuk menikmati sebuah proses belajar yang menarik.

Kita sudah menikmati keindahan bebintang nun jauh dan merasa takjub akan “keajaiban” latar. Penulis yakin kita belum cukup puas dengan semua itu. Sekarang, marilah kita mengarahkan pandangan ke tata surya kita. Lihatlah bintang yang menyala di pusatnya dan renungkanlah hal-hal yang bisa kita pelajari darinya.

(lagi…)

Pandangan Penuh Cinta Januari 16, 2008

Posted by alfikr in Inspirasi, Tentang Cinta.
2 comments

Saudaraku…

Saya ingin mengajak Anda sedikit berimajinasi. Bayangkan suatu hari Anda tengah berjalan-jalan di taman kota, hari minggu pagi. Saat itu Anda tidak sendiri. Ada adik dan orang tua yang menemani Anda menikmati keindahan dan kesejukan suasana taman. Apa yang Anda rasakan? Tentu saja senang bin bahagia. Namun, ternyata ada kejadian “lucu” saat Anda sekeluarga berjalan di bawah sebuah pohon yang tinggi dan rindang. Tepat dari atas kepala Anda, tiba-tiba meluncur cairan putih dengan begitu cepatnya dan mengenai kepala Anda yang baru saja dikeramas. Wah, kira-kira gimana perasaan Anda? Kurang lebih kalau saya boleh prediksi, Anda pasti kaget dan menggumam : “Waduhh” atau yang sejenisnya. Adik dan orang tua Anda pun akan kaget melihat reaksi Anda. Tak lama kemudian, mereka boleh jadi malah tertawa (dengan maksud bercanda) melihat kejadian yang baru saja menimpa Anda. Anda yang merengut pun akhirnya tak bisa menahan senyum. Meskipun kepala tidak lagi bau shampoo, Anda pun akhirnya ikut tertawa seolah-olah menertawakan diri Anda sendiri :) . Luar biasa ya, kejadian yang tidak mengenakkan malah berbuah suasana yang begitu hangat di keluarga Anda. Itulah saat-saat Anda diliputi kenyamanan dan kebahagiaan yang seakan tak memberi kesempatan bagi Anda untuk bersedih sewaktu masalah menerpa.

Namun, apa jadinya kalau Anda terkena kotoran burung itu saat Anda tengah sedih karena nilai UTS Anda kurang memuaskan, atau ada masalah pekerjaan di kantor, atau Anda baru saja bersitegang dengan teman Anda. Boleh jadi, kotoran yang cuma beberapa mililiter itu seperti batu besar yang menimpa kepala Anda. Masalah kecil terlihat seperti raksasa di pelupuk mata Anda. Anda yang sedang tidak enak hati boleh jadi malah semakin kesal dan melakukan sesuatu yang destruktif. Na’udzubillah min dzaalik.

(lagi…)