jump to navigation

Perjuangan Belum Usai Desember 17, 2007

Posted by alfikr in Puisi, Tentang Cinta.
trackback

Kami dedikasikan untuk orang tua kami yang tak pernah berhenti mengingat dan mendoakan kami…

Pada detik ini…
Segenap rasa berpadu dalam hati kita semua
Seluruhnya tunduk bersujud, bersyukur atas kasih sayang Allah, Tuhan yang Maha Esa

Izinkan saya menyapamu, sahabat-sahabat wisudawan dan wisudawati.
Ibarat sekumpulan pendaki gunung, kita saat ini, telah berada di puncak gunung perjuangan. Gunung perjuangan itu adalah masa-masa kuliah kita di Teknik Informatika ITB. Atas nikmat Tuhan, kita berhasil mencapai puncaknya, lulus sebagai sarjana Informatika. Saat ini pula, boleh jadi kita berada di puncak kebahagiaan karena perjuangan kita tidak selalu bebas hambatan. Adakalanya terjatuh, tergelincir, dan tersengal-sengal. Dan adakalanya pula, kita mampu mendaki dengan cepat dan penuh semangat. Dan sekarang kita telah melewati itu semua. Karena itu, wajarlah apabila kebahagiaan kita mencapai puncaknya. Tetapi, tahukah engkau sahabat-sahabatku, siapa yang jauh lebih berbahagia dari kita? Siapakah yang puncak kebahagiaannya lebih tinggi dari puncak kebahagiaan kita?

Sahabat-sahabatku. Bumi ini tidak hanya diciptakan dengan satu gunung saja. Begitu pula perjuangan kita. Saat kita berada di puncak gunung perjuangan seperti sekarang ini, mari kita lihat pemandangan di sekitar. Ternyata masih banyak gunung perjuangan yang jauh lebih tinggi, yang puncak-puncaknya lebih tinggi dari tempat kita berpijak saat ini. Itulah serangkaian perjuangan berikutnya setelah kita lulus sebagai sarjana. Kita tidak boleh berlama-lama di puncak ini. Kita harus bersiap-siap untuk mendaki kembali. Puncak yang kita pijak saat ini bukanlah yang terakhir, bukan pula yang tertinggi. Masih banyak perjuangan yang harus kita lewati, tentunya dengan semangat dan strategi yang lebih mumpuni. Apapun perjuangan kita setelah ini, apakah bekerja di perusahaan, menciptakan pekerjaan atau melanjutkan studi ke tingkat yang lebih tinggi, kita tentu sangat berharap bisa meraih kesuksesan yang lebih baik dan lebih bermakna bagi kehidupan kita. Akan tetapi, tahukah engkau sahabat-sahabatku, siapa yang harapannya lebih besar dari harapan kita? Siapakah yang lebih menginginkan kita sukses daripada diri kita sendiri?

Yang jauh lebih berbahagia dari kita, yang puncak kebahagiaannya lebih tinggi dari puncak kebahagiaan kita, yang harapannya lebih besar dari harapan kita, yang lebih menginginkan kita sukses daripada diri kita sendiri, adalah mereka yang paling mengenal kita, adalah mereka yang selalu mendoakan kita, adalah mereka yang menggendong tubuh mungil kita saat kita lahir ke dunia, adalah mereka yang hatinya tersayat-sayat ketika melihat kita menangis, adalah mereka yang hatinya berbunga-bunga ketika melihat kita tersenyum bahagia, adalah mereka yang menangis karena bangga ketika melihat kita berhasil. Mereka adalah orang tua kita tercinta. Mereka adalah ayah dan ibu kita.

Ayah dan Ibu, izinkan kami menyapamu.
Kami sadar, engkau tidak membutuhkan agar kami membalas semua kasih sayang yang engkau hadiahkan kepada kami. Kami pun sadar, kami tidak akan mungkin mampu membalasnya sampai kapanpun. Ketika engkau melihat kami bahagia, ketika engkau melihat kami berhasil, itu cukup bagimu. Itu cukup untuk menghapus segala penat dan lelahmu selama membesarkan kami. Itu cukup sebagai tanda terimakasih yang tak ternilai harganya. Oleh karena itu, semoga kelulusan kami saat ini sebagai sarjana Informatika menjadi salah satu tanda terimakasih dan hadiah dari kami, anakmu, untukmu, ayah dan ibu. Terimalah ayah, terimalah ibu, terimalah hadiah kecil ini, hadiah yang tidak seberapa ini, sebagai wujud bakti kami padamu. Semoga engkau berkenan menerimanya.

Ayah dan Ibu…
Kami sematkan tanda ucapan di hadiah kecil ini, disitu tertulis harapan kami, yakni semoga engkau tak pernah jemu mendoakan kami agar senantiasa hormat dan berbakti kepadamu. Semoga engkau berkenan untuk tetap mengiringi perjuangan kami berikutnya dengan doa dan kasih sayangmu. Ayah…, Ibu…Doakan kami agar kami tidak terlena dalam kebahagiaan ini. Doakan kami agar Tuhan memberikan kekuatan kepada kami untuk mendaki gunung perjuangan berikutnya yang jauh lebih tinggi, yang lebih banyak rintangannya, yang lebih sukar dilewati. Doakan kami, agar kami menjadi manusia-manusia yang mampu dan selalu bersyukur atas segala nikmat yang dianugerahkan kepada kami. Doakan kami, agar kami mampu memberikan yang terbaik dalam perjuangan kami berikutnya, karena perjuangan kami belum usai…

Salam sayang dan cinta dari kami, anakmu…

(Mengingat kembali “The Spirit of Spring” satu setengah tahun yg lalu, sebuah acara syukuran wisuda kelulusanku dari IF ITB dimana puisi ini dibacakan)

Komentar»

1. sandy eggi - Desember 17, 2007

Ya… itu adalah puisi terbaik yang pernah aku dengar. Puisi mu begitu menyentuh. Semua terharu. Aku melihat banyak mata menangis. Banyak orang tua begitu terharu dengan puisimu. Puisimu seakan mengekspresikan perasaan semua orang. Aku pun masih ingat bagaimana Fikri membawakan dengan suara yang merdu…itu :D

Bahkan aku yang tidak diwisuda di acara wisuda waktu itu, tapi aku tetap merasa puisimu adalah ekspresi ku di waktu wisuda.

Waktu itu aku pun ingin orang tuaku juga mendengar puisimu.

Dengan puisimu itu aku menganggap wisuda waktu itu adalah wisuda terbaik dan yang paling berkesan. Wisuda teman-teman terbaikku. Wisuda yang akupun harus lari-lari dari jakarta untuk melihat wajah-wajah bahagia Fikri dan teman-teman.

Duh jadi pengen nangis … huaaa….

2. erander - Desember 17, 2007

Saya suka dengan perumpaan gunung yang Fikr guna kan. Sering kali, setelah sampai di puncak. Kita merasa puas. Padahal masih banyak puncak2 yang lebih tinggi dan lebih menantang yang perlu kita daki.

3. ikhfa - Desember 17, 2007

iyah, jadi inget pas wisudaan.. terharu… :( ( momennya pas banget, di akhir2, bunga mawar.. :-)

4. syeeddath - Desember 19, 2007

berharap… semoga kita Istiqomah dalam perjuangan ini… Amien.

5. Hileud Dot Com - Desember 23, 2007

Ikutan baca-baca yah

Salam

6. inoi - Desember 27, 2007

inget banget sama puisi ini. inget betapa tiba-tiba jadi puisi favorit saat itu juga. dan inget banget karna gara-gara Fikri bacain puisi ini, mataku jadi super bengkak. thanks though, Fik, karna puisimu waktu itu, aku punya kesempatan buat membasahi mata (dan hati) yg probably terlalu “mengeras” dan “kering”. dan mengingat cinta beliau-beliauku, dan menyampaikan rindu untuk beliau-beliauku..

7. alfikr - Desember 28, 2007

@inoi :

Sama2 noi, semoga bermanfaat, berkah, dan menyenangkan :)

8. raizamn - Desember 28, 2007

Fik, bener-bener dah, baru baca ini lagi aja, mata udah berkaca-kaca…
Jadi ingat masa-masa itu dan memang benar, ibuku selalu mengingatkan bahwa aku tidak sendiri (karena aku selalu merasa sendiri meski di tengah keramaian), ada Allah dan ada ibu yang selalu mendoakan. Kasih ibu memang sepanjang masa…

9. Andriyana Tresnawan - Maret 7, 2008

Sangat Serius dan Sangat Mendesak:

Dicari 10-15 Programmer Java dengan berbagai Level Keahlian untuk bekerja di PT Imocha (www.imocha.com.my). Suatu perusahaan Teknologi Informasi Malaysia. Kandidat yang diterima akan bekerja di BOGOR, JAWA BARAT (Tepatnya di Jalan Pajajaran Bogor). Perusahaan Imocha Malaysia membuka cabang unit produknya di BOGOR.

Tanggung Jawab Umum:

Koding dalam Java menjadi tugas sehari-hari. Area Pengembangan mencakup Teknologi Cutting-Edge seperti: JEE5, GlassFish, Struts2, Teknologi JAX, Apache Service MIx (ESB) dll.
Berpartisipasi dalam pendesainan kebutuhan fungsi dan kebutuhan teknis.
Memberikan ide-ide cemerlang pada tim.
Dapat bekerja dalam deadline yang ketat namun tetap memelihara kualitas software.

Tanggung Jawab Programmer Senior (Gaji Rp 6jt+Medical+Jamsostek):
Memimpin satu atau lebih proyek atau produk pengembangan software.
Bekerja dengan Manajer Produk untuk memastikan semua keperluan dan persyaratan pengembangan terpenuhi.
Secara terus menerus melakukan penelitian dan evaluasi terhadap teknologi yang akan membawa perubahan di masa depan pada bidang software.
Membuat keputusan terbaik dengan pendekatan teknik untuk kebutuhan pelanggan/bisnis dengan mempertimbangkan sisi performa, realibilitas dan skalabilitas.
Tanggung Jawab Programmer Intermediate (Gaji Rp 4,5jt+Jamsostek+Medical):

Mengembangkan produk perangkat lunak dengan 1 atau lebih programmer di dalam tim.
Bisa membuat aplikasi dari scratch atau dari aplikasi yang sudah ada.
Melakukan diagnosa pada koding dan memberikan bantuan teknis dibidang pemrograman pada tim pendukung pada saat aplikasi harus LIVE.
Tanggung Jawab Programmer FreshGraduate (Gaji Rp 3jt+Jamsostek+Medical):

Dengan modal penguasaan OOP, dapat belajar secara cepat dan mandiri mengenai teknologi yang dipakai oleh perusahaan.
Terus menerus melakukan pembelajaran diri.
Mengembangkan produk perangkat lunak dengan 1 atau lebih programmer di dalam tim.
Bisa membuat aplikasi dari scratch atau dari aplikasi yang sudah ada.
Persyaratan(HARUS):
Berbakat dan Memiliki hasrat pada dunia pengembangan perangkat lunak
Fast Learner & Self Starter
Berpengalamn 3-4 tahun dalam pengkodean Java berskala enterprises (posisi senior programmer).
Memahami framework J2EE (khususnya Struts 2), layar persistence (JPA/Hibernate), teknologi SOAP, webservice, GlassFish dan MAVEN.
Bisa berbahasa Inggris minimal pasif.
Nilai Tambah:

Memahami teknologi cutting-edge seperti : JEE5, EJB3, Apache CXF, Service Mix dan Spring.
Paham Oracle.

Peserta yang berminat harap mengirimkan CV via email ke: andriyana.the.mefax@gmail.com sebelum tanggal 13 Maret. Peserta bersedia bekerja di Bogor!!!! atau kontak HP: Andriyana 0859 2052 1972