jump to navigation

Cinta yang (Tak) Hilang Desember 9, 2007

Posted by alfikr in Tentang Cinta.
7 comments

Jika kita mencintai karena harta, maka ia akan habis ketika harta pun habis. Jika kita mencintai karena eloknya rupa, maka ia akan keriput seiring perjalanan waktu yang membuat raga menua dan memburuk. Jika kita mencintai karena kekuasaan, maka ia akan terlepas bersama kekuasaan yang kelak diletakkan atau bahkan terjatuh ketika kekuasaan direbut dan dikudeta. Jika kita mencintai karena ilmu, maka mungkin cinta akan terlupa ketika pikiran mulai pikun dan menua. Jika kita mencintai karena nasab, maka cinta akan pupus ketika aib mengusik dan meruntuhkan harga diri generasi. Jika demikian, adakah cinta yang tersisa? Masih adakah cinta yang tak hilang?

Jika kita mencintai karena Allah, maka apakah Allah akan habis, apakah Allah akan menua, apakah Allah akan dikudeta, apakah Allah akan pikun, apakah akan hilang kemuliaan dan keagungan-Nya? Jika kita menjawab “Ya”, maka jawaban itu tidak datang dari hati, tetapi dari nafsu yang menguasai akal, dari akal yang tak sanggup mencitra tujuan hidup sebenarnya. Jika kita menjawab “Tidak”, maka itulah kesadaran yang fitri, itulah pengakuan yang memperlihatkan kepasrahan, tetapi bukanlah kepasrahan yang erat dengan kelemahan, melainkan kepasrahan yang dikemas dalam kantung-kantung keyakinan, kekuatan, dan kemampuan untuk menuju tujuan hidup yang sempurna.

Jika diperlukan…,

Cukuplah mencintai harta, tanpa perlu mencintai karena harta. Cukuplah mencintai keelokan rupa, tanpa perlu mencintai karenanya. Cukuplah mencintai kekuasaan, tanpa perlu mencintai karena kekuasaan. Cukuplah mencintai ilmu, tanpa perlu mencintai karena ilmu. Cukuplah mencintai nasab, tanpa perlu mencintai karenanya. Cintailah itu semua sekedarnya… karena Ada yang lebih Berhak Menjamin kita atas semua perhiasan dunia itu.

Cukuplah mencintai karena Allah; semoga dengannya harta tak akan habis keberkahannya, pribadi yang elok tak kan lekang seiring waktu, kekuasaan tak  kan pernah tercerabut dari kalbu para pencinta kita meski panjinya kelak terlepas dari genggaman, dan ilmu pun semakin bermanfaat untuk umat, serta generasi kita akan diteguhkan oleh-Nya. Insyaa Allah…